Menyambut
Tokyo Game Show 2015
beberapa bulan lalu, Sony Computer Entertainment mengumumkan sebuah
berita yang bisa dianggap sebagai kabar bagus dan buruk di waktu yang
bersamaan. Berita tersebut adalah
tentang perilisan ulang Gravity Rush (Gravity Daze di Jepang) untuk PS4, serta bagaimana
sekuelnya akan dirilis eksklusif untuk PS4.
Gravity Rush pertama kali dirilis untuk PS Vita pada tahun 2012 dan merupakan salah satu
game eksklusif yang menjadi
game wajib untuk PS Vita. Bisa dibilang
Gravity Rush adalah salah satu
game yang cukup kuat untuk menjadi alasan membeli PS Vita.
Pengumuman hilangnya status eksklusif dengan hadirnya versi
remaster memang merupakan berita bagus, karena kita jadi bisa memainkan
game
luar biasa ini dengan performa yang lebih baik. Tapi di saat yang
bersamaan, perilisan ulang yang terjadi seakan-akan menjadi batu nisan
untuk
PS Vita yang kurang mendapatkan cinta dari Sony.

Tapi di sini kita tidak akan membicarakan soal nasib PS Vita. Yang akan kita bicarakan adalah soal kualitas dari
Gravity Rush. Apakah
game
ini pantas untuk kamu mainkan? Apakah kamu perlu memainkannya lagi jika
sudah menamatkannya di PS Vita dulu? Temukan jawabannya di bawah ini.
Bebas
Gravity Rush adalah sebuah
game open-world yang membebaskanmu dari salah satu batasan paling besar di dunia nyata dan dunia
game … gravitasi. Dalam
game
ini, kamu akan mengendalikan seorang gadis dengan karakteristik yang
sangat menarik bernama Kat. Ditemani seekor kucing yang selalu menempel
dengan dirinya, Kat menjelajahi Hekseville, sebuah kota yang melayang di
atas langit sambil terbang dengan cara yang sangat unik.

Mekanisme transportasi utama dalam
Gravity Rush adalah
dengan cara bermain-main dengan gravitasi. Sebagai contoh, jika kamu mau
pergi ke tempat yang jauh di arah Barat, kamu akan menihilkan gravitasi
sejenak, arahkan target ke Barat, dan ubah gravitasi menjadi ke arah
Barat. Setelah itu, Kat akan langsung “jatuh” ke Barat dengan cepat
layaknya melompat jatuh dari gedung yang tinggi.
Awalnya bermanuver dengan gravitasi ini akan menjadi aktivitas yang
sangat memusingkan. Kamu perlu membiasakan diri beberapa saat sebelum
akhirnya bisa bergerak dengan bebas menjelajahi Hekseville. Begitu telah
menguasainya, saya pribadi tidak jarang menghabiskan waktu entah berapa
lama hanya untuk melayang-layang tidak jelas di kota yang indah ini.

Dari segi cerita, petualangan Kat di Hekseville terasa sangat seru
untuk diikuti. Seperti yang sempat saya singgung di atas, Kat merupakan
karakter yang sangat menarik. Kepribadian wanita ini jelas terasa
berbeda dibanding ketika saya hanya melihatnya dari
screenshot
saja. Saya tidak akan membahasnya dalam-dalam, karena bagi saya pribadi,
merasakan ekspektasi saya akan karakter Kat dipatahkan begitu saja
merupakan salah satu kepuasan tersendiri ketika bermain
Gravity Rush.
Uniknya, karakteristik Kat yang sangat menarik ini berjalan di atas
sebuah cerita yang sering kali menyentuh area melankolis. Tidak banyak
game yang sukses membuat saya sakit hati dan sangat bersedih hanya melalui sebuah
sidequest simpel dan beberapa dialog yang muncul melalui balon kata serta ilustrasi wajah karakter saja.
Gravity Rush jelas sukses melakukannya.

Seluruh hal ini semakin dibuat menarik akibat arahan visual yang
fantastis. Hekseville tampak begitu indah dengan segala keanehan yang
dimilikinya. Desain karakter, bangunan, dan segala aspek visual dalam
game
betul-betul memanjakan mata. Oh iya, beberapa bagian penting dalam
cerita juga disajikan dalam bentuk komik semi-interaktif yang sangat
keren. Menambah pengalaman luar biasa dalam bermain.
Lepas
Untuk memenuhi tugas sebagai pelindung Hekseville yang juga sering
membuat masalah, Kat akan dilengkapi dengan berbagai kemampuan bertarung
serta pengendalian gravitasi. Berbagai kemampuan ini bisa dibeli dan
ditingkatkan levelnya setelah mengumpulkan semacam kristal yang tersebar
di seluruh penjuru Hekseville.

Ada yang berwujud kemampuan pasif untuk menambahkan daya tahan Kat
atau lama dia bisa bertahan mengendalikan gravitasi, ada juga yang aktif
dalam wujud kemampuan bertarung penting. Kemampuan bertarung Kat pun
masih berkisar di antara kemampuan mengendalikan gravitasi. Contohnya
seperti Gravity Kick yang bisa dilakukan dengan cara menihilkan
gravitasi, kemudian menjadikan musuh sebagai pusat gravitasi sebelum
diterjang Kat yang “jatuh” ke arahnya.
Ya, ketika bertarung sekalipun, kamu akan diwajibkan untuk
bermain-main dengan gravitasi. Bermain dengan gravitasi tidak hanya akan
memberikan kamu pilihan serangan yang lebih banyak, tapi musuh-musuh
yang ada di
game pun memiliki gerakan yang memaksa Kat untuk
melayang-layang dulu sebelum melancarkan serangan. Jadi, sama seperti
eksplorasi, dijamin kamu akan perlu banyak adaptasi sebelum bisa
menguasi kontrol pertarungan di
Gravity Rush.
Melayang Jauh

Seperti yang sudah saya singgung di atas,
Gravity Rush adalah sebuah
game yang sangat indah.
Game ini memiliki arahan visual yang fantastis dengan kualitas gambar tangan di beberapa bagian
game yang tampak begitu enak dilihat. Arahan visual ini juga sangat mendukung atmosfer luar biasa yang ada di
Gravity Rush.
Hiburan mata yang ada di
Gravity Rush tentunya juga didukung oleh grafis yang oke punya.
Game ini memiliki grafis 3D dengan gaya
cel-shading yang sangat kental. Model 3D karakter yang ada di dalam
game memang tampak tidak terlalu detail, tapi gaya
cel-shading yang diusungnya cukup menutupi kekurangan ini.
Sedangkan untuk urusan audio, musik-musik yang mengisi
Gravity Rush
juga sangat luar biasa. Lagu-lagu dari berbagai genre, terutama jaz,
mengiringi petualangan Kat di Hekseville, memberikan kesan yang semakin
berkelas dalam pengalaman bermainmu di
Gravity Rush.
Yang jelas, sebagai sebuah
game,
Gravity Rush
sangatlah sukses dalam menyajikan pengalaman audio visual yang
berkualitas. Jika kamu merupakan penggemar seni visual ataupun seni
musik, pastikan kamu tidak melewatkan
Gravity Rush.
PS Vita vs. PS4
Gravity Rush adalah sebuah
game yang memanfaatkan banyak sekali fitur yang ada di PS Vita. Mulai dari sensor gerak, layar sentuh, sampai kemampuan
hardware yang cukup mumpuni untuk ukuran
handheld, semuanya dimanfaatkan dengan baik di
Gravity Rush.
Untungnya, banyak fitur yang terdapat di PS Vita tersebut dapat dibawa
juga ke PS4, semuanya berkat DualShock 4 yang fantastis.
DualShock 4 memiliki fungsi sensor gerak layaknya PS Vita. Selain itu
controller ini juga memiliki
touchpad di tengahnya yang bisa menjadi alternatif
touchscreen PS Vita. Sedangkan untuk kemampuan
hardware … ayolah jangan bercanda, PS4 jelas jauh lebih kuat daripada PS Vita.
Gravity Rush Remastered di PS4 memiliki resolusi 1080p dan
berjalan dengan performa 60 fps, menyajikan sebuah pengalaman yang
begitu halus, lancar, dan indah untuk dimainkan. Memainkan
Gravity Rush
menggunakan PS4 di satu sisi mengurangi tingkat kepegalan dan pusing
yang dihasilkan PS Vita yang tidak statis, tapi di sisi lain mengurangi
fleksibilitas yang dimiliki mesin
handheld.
Untuk urusan konten sendiri, tidak ada hal baru akan kamu temukan di versi
Remastered. Bedanya hanya
Gravity Rush Remastered
dibundel dengan DLC yang dijual terpisah untuk versi PS Vita. Tapi
menurut saya pribadi, DLC ini tidaklah terlalu penting karena hanya
berisi misi-misi sampingan tanpa cerita dan bonus kostum untuk Kat saja.
Kesimpulan
Gravity Rush, baik versi biasa ataupun
Remastered, adalah sebuah
game yang fantastis. Saya tidak akan ragu untuk merekomendasikan
game ini ke siapapun, asalkan bukan ke orang yang
mudah dibuat pusing karena bermain game.
Lalu versi apa yang harus kamu ambil? Kalau kamu ingin agar PS Vita lebih dapat perhatian dari Sony dan bisa memainkan
game
ini di mana saja kapan saja, saran saya ambillah versi PS Vita.
Sedangkan kalau kamu mau pengalaman maksimal dengan performa yang sangat
lancar, versi PS4 jelas jadi pilihan.
Bagaimana dengan
gamer yang sudah menamatkan versi PS Vita? Jujur saja menurut saya
Gravity Rush Remastered
kurang begitu berharga untuk kamu ambil, mengingat segala hal yang
disajikan versi ini tidak berbeda jauh dengan versi standarnya. Kecuali
kalau kamu penggemar berat
Gravity Rush tentunya, tidak ada salahnya membeli dan memainkan
game ini berkali-kali.
Saat ini
Gravity Rush Remastered baru tersedia di
PlayStation Store Asia saja. Versi US baru akan tersedia bulan Februari
yang akan datang. Sedangkan versi PS Vita dari
game aslinya tidak tersedia secara digital di PlayStation Store Asia.
PlayStation Store Asia (PS4): Gravity Rush Remastered, Rp494.000
PlayStation Store US (PS VIta): Gravity Rush, $13,49 (sekitar Rp187.00)